Pradigdya, Christian Andrean (2012) LKP : Sistem Redundant Pada DCS Honeywell C-200 di Unit Utilitas Batu Bara PT. Petrokimia Gresik. Undergraduate thesis, STIKOM Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf - Accepted Version

Download (283kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf - Accepted Version

Download (218kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf - Accepted Version

Download (231kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf - Accepted Version

Download (343kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf - Accepted Version

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf - Accepted Version

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf - Accepted Version

Download (830kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf - Accepted Version

Download (302kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf - Accepted Version

Download (296kB) | Preview

Abstract

Unit Utilitas Batu Bara di PT Petrokimia Gresik adalah unit yang secara khusus memproduksi listrik untuk pabrik dua dan low steam pressure ke pabrik tiga dengan memakai DCS (Distributed Control System) keluaran Honeywell sebagai pengontrol utama untuk menjalankan seluruh alat produksi. Karena merupakan pengontrol utama, maka pengontrol ini tidak boleh mengalami gangguan sistem. Maka dari itu DCS C-200 memiliki sebuah sistem yang dapat mengantisipasi gangguan sistem. Sistem itu adalah redundant system. Diterapkannya sistem ini bertujuan agar gangguan produksi dan kerugian secara ekonomis bisa diminimalkan. Secara sederhana redundant system adalah sebuah sistem yang memungkinkan terjadinya suatu proses perpindahan fungsi kontrol dari kontroler utama ke kontroler cadangan. Perpindahan fungsi kontrol biasanya terjadi karena terdapat error atau failure system pada kontroler utama. Jika kontroler utama (primer) mengalami gangguan seara otomatis fungsi kontrol akan dialihkan pada kontroler cadangan (backup). Proses perpindahan fungsi kontrol sudah dirancang sedemikian rupa sehingga bisa terjadi dengan sangat cepat, nyaris tanpa ada delay. Redundant system diimplementasikan dengan sepasang redundant module, sepasang redundant chassis pair yang ditempatkan dalam sebuah process controller. Selain itu, sebuah process controller harus mempunyai Processor Control Module yang mampu mendukung redundant system.


Statistics for Stikom-IR 280
Statistics for this Stikom-IR item
Social Share:
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Christian Andrean Pradigdya (09410200075)
Contributors:
ContributionNameEmail
EditorSusanto, Pauladiepauladie@stikom.edu
Uncontrolled Keywords: DCS, Redundant System, Redundant Module
Subjects: 000 - Computer science, information & general works > 000 Computer science, knowledge & systems
Divisions: Fakultas Teknologi dan Informatika > S1 Sistem Komputer
Depositing User: Lidya Rosiana
Date Deposited: 03 Jun 2014 01:55
Last Modified: 03 Jun 2014 09:07
URI: http://sir.stikom.edu/id/eprint/280

Actions (login required)

View Item View Item