Kurniati, Neny (1996) TA : Penghalusan dan Deteksi Batas Tepi Citra Dijital. Undergraduate thesis, STIKOM Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf - Accepted Version

Download (135kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf - Accepted Version

Download (183kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf - Accepted Version

Download (142kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf - Accepted Version

Download (264kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf - Accepted Version

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf - Accepted Version

Download (257kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf - Accepted Version

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf - Accepted Version

Download (174kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf - Accepted Version

Download (172kB) | Preview

Abstract

Pengolahan citra dijital ( digital image processing ) banyak diterapkan dalam berbagai bidang, diantaranya bidang industri, robotik, biomedis, arkeologi, seni, dan lain - lain yang umumnya memerlukan peningkatan mutu citra yang teliti. Peningkatan mutu citra adalah proses untuk memperbaiki mutu citra yang bertujuan untuk analisis citra, mengoreksi citra dari gangguan yang terjadi pada saat perekaman data, atau untuk memperoleh keindahan gambar sehingga diperoleh citra dengan kualitas yang baik sebelum dilakukan proses selanjutnya sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Tugas akhir ini bertujuan untuk menampilkan citra grayscale 256 graylevel berformat tiff, membuat program dan mennjelaskan proses filtering, dan menjelaskan proses deteksi batas tepi beserta membuat programnya. Sebelum membaca data citra file tiff harus membaca header, image file directory ( ifd ), dan image file directory entry (ied entry ) terlebih dahulu, setelah itu membaca data citranya. Untuk menampilkan citra grayscale 256 graylevel harus menentukan mode video yang dapat menampilkan warna sebanyak 25 warna, yaitu mode video 13h, kemudian mengubah default warna menjadi warna grayscale. Penghalusan ( filtering ) dan deteksi batas tepi ( edge detection ) merupakan bagian dari peningkatan mutu citra. Filtering adalah proses peningkatan mutu citra dengan tujuan antara lain untuk menghilangkan gangguan ( noise ) yang berbentuk titik - titik atau garis - garis yang terdapat pada suatu citra, dan memperhalus garis bentuk ( contour) dari obyek gambar. Sedangkan deteksi batas tepi adalah proses untuk mengidentifikasi garis - garis yang membentuk garis gambar ( outline ). Proses filtering terdiri dari beberapa metode, diantaranya adaptive filter, morphological filter, nonlinier filter, dan spatial filter. Masing - masing metode tersebut juga terdiri dari beberapa metode. Untuk melakukan proses deteksi batas tepi dapat menggunakan prewitt mask, sobel mask, faler mask, kirsch mask, quick mask, homogeneity operator, difference operator, conta-based edge detector, atau dengan range filter.


Statistics for Stikom-IR 622
Statistics for this Stikom-IR item
Social Share:
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Neny Kurniati (90410105050)
Contributors:
ContributionNameEmail
Editor., KartonoUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: citra dijital, file tiff
Subjects: 600 – Technology > 620 Engineering & Applied operations
Divisions: Fakultas Teknologi dan Informatika > S1 Sistem Informasi
Depositing User: Deasy Kumalawati
Date Deposited: 07 Oct 2014 07:27
Last Modified: 14 Oct 2014 03:54
URI: http://sir.stikom.edu/id/eprint/622

Actions (login required)

View Item View Item